Kamis, 23 April 2020

HIDROSFER

Hidrosfer merupakan lapisan air yang menyelimuti kerak bumi karena hal demikian berbentuk cair, hidrosfer berasal dari kata hidro yang yang artinya air dan shaire yang yang artinya lapisan.
Permukaan bumi yang di tutupi oleh air, Lapisan yang menutupi permukaan bumi disebut hidrosfer. Dengan demikian dapat dikatakan pula bahwa hidrosfer ini lapisan air sumber kehidupan utama bagi manusia.
Adapun lapisan tersebut selalu menutupi permukaan bumi dan membentuk sebagai sungai, danau, rawa, awan, dan uap air sehingga jumlah nya di bumi relatif tetap ada.
Hidrosfer memiliki beberapa cabang dari ilmuan adalah sebagai berikut :
  • Potamologi, merupakan ilmuan yang mempelajari air yang mengalir di permukaan bumi dan sungai
  • Limnologi, merupakan ilmuan yang mempelajari tentang air yang menggenang di permukaan bumi dan danau.
  • Geohidrologi, merupakan ilmuan yang mempelajari tentang air yang terdapat di bawah bumi dan tanah.
  • Kriologi, merupakan ilmuan yang mempelajari tentang salju dan es.
  • Hidrometeorologi, merupakan ilmuan yang mempelajari faktor-faktor meteorologi.

Siklus Hidrosfer

Siklus Hidrofer terdapat beberapa kategori adalah Pendek, Sedang dan Panjang maka dibawah ini akan kami jabarakan dari masing-masing siklus.
A. Siklus Panjang
Siklus panjang merupakan salah satu kondisi dari uap air yang berasal dari lautan yang ditiup oleh angin ke arah daratan sehingga kondensasi nya mencapai sebuah titik yang beku pada tempat ketinggian yang tertentu.
Hal ini mengandung kristal dan membentuk awan yang menurunkan hujan di pegunungan karena bumi mengalir dalam bentuk gletser dan akan kembali ke lautan.
B. Siklus Pendek
Siklus pendek merupakan salah satu kondisi air laut yang terkena beberapa paparan sinar matahari sehingga menguap menjadi gas dan mengalami kondensasi pada daratan untuk membentuk awan dari permukaan laut.
C. Siklus Sedang
Siklus sedang merupakan salah satu kondisi uap air yang berasal dari tekanan air lautan yang ditiup oleh angin pada daratan sehingga membentuk seperti awan sebagai hujan yang mengalir melalui sungai-sungai hingga kembali ke laut.
Baca Juga : Lapisan Matahari

Jenis Hidrosfer

Dari beberapa penjelasan di ata maka Hidrosfer juga terdapat beberapa jenis dan dibedakan menjadi tiga bagian adalah :
A. Perairan Sungai
Perairan sungai merupakan air tawar yang selalu mengalir pada titik yang sumbernya menuju pada muara di laut sehingga air sungai lebih besar yang bersumber dari limpasan dari mata air tanah.
Pada umumnya air sungai dapat mencapai lebih banyak terdapat karena hal ini disebut creek dan wadi, Pada saat hujan karena banyak meresap ke dalam tanah dari permukaan air laut kembali ke atmosfer.
B. Perairan Laut
Perairan air laut merupakan air asin yang bersumber dari permukaan bumi yang berada di perairan yang asin hal ini meliputi semua air yang berada pada laut.
C. Perairan Darat
Hidrosfer Perairan Darat merupakan air tawar yang bersumber dari tanah yang dangkal dari permukaan bumi serta berbagai air yang ada di sungai atau danau.

Unsur unsur Hidrosfer

Unsur-unsur yang terdapat pad hidrosfer berdasarkan dari suber siklus hidrologi terbagi dari beberapa macam adalah sebagai berikut :
  • Unsur Angin: merupakan sesuatu sumber yang menentukan sebuah kekuatan temperatur dari udara atau pada kondisi uap air di suatu tempat.
  • Unsur Awan : merupakan kumpulan dari beberapa sumber titik air atau es denngan jumlah yang sangat banyak ataupun merupakan bagian dari inti kondensasi tanah.
  • Unsur Air dan tanah : merupakan sesuatu pergerakan air yang didalam tanah sehinmgga memiliki beberapa lapisan sumber batu pasir dengan lapisan akifer.
  • Unsur Evaporasi : merupakan sebuah unsur yang bersumber dari peristiwa terjadi nya perubahan air menjadi uap permukaan tanah
  • Unsur Evapotranspirasi : merupakan gabungan dari beberapa sumber penguapan air dan tanaman ke permukaan bumi kemudian meresap ke kedalam tanah.
  • Unsur Kondensasi : merupakan sebuah proses perubahan pada uap air menjadi untuk menjadikan pendingnan atmosfer.
  • Unsur Presipitasi : merupakan sesuatu bentuk cairan yang bersumber dari atmosfer kepermukaan bumi.
  • Unsur Run Off : merupakan sebuah pergerakan air yang meresap kedalam tanah pada tempat-tempat tertentu
  • Unsur Tubuh air : merupakan bagian air yang dapat beberapa macam sumber, seperti sungai, danau, waduk, rawa dan lain sebagainya.

Contoh Siklus Hidrologi



Secara garis besar, proses siklus hidrologi yaitu yang pertama seluruh air yang ada di bagian bumi mana pun akan menguap. Seluruh air akan menguap ke atmosfer atau lebih tepatnya ke angkasa lalu air ini akan berubah menjadi awan di langit. Setelah itu, air yang telah berubah menjadi akan berubah lagi menjadi bintik air.
Bintik air tersebut selanjutnya akan turun ke bumi dalam bentuk hujan dapat pula dalam bentuk es dan dapat pula salju. Setelah hujan turun, air akan masuk ke dalam celah atau pori tanah dengan arah gerak vertikal atau pun arah horizontal. Air tersebut selanjutnya akan kembali ke aliran permukaan air yang mana akan terus mengalir hingga kembali ke danau atau sungai.

EVAPORASI ATAU PENGUAPAN SELURUH AIR

Evaporasi ialah tahap pertama dalam siklus hidrologi yang mana pada tahap ini air yang berada di sungai dan lainnya menguap. Sungai, danau dan laut serta tempat lainnya dianggap sebagai badan air lalu air yang menguap akan menjadi uap air. Air yang ada di seluruh badan air menguap karena panasnya sinar matahari dan penguapannya disebut evaporasi.
Penguapan atau evaporasi adalah proses perubahan molekul cair menjadi molekul gas, maka air berubah menjadi uap. Penguapan yang terjadi menimbulkan efek naiknya air yang telah berubah menjadi gas ke atas atau ke atmosfer. Sinar matahari ialah pendukung utama dalam tahap evaporasi sehingga semakin teri sinarnya, semakin besar molekul air yang terangkat.

TRANSPIRASI ATAU PENGUAPAN AIR DI JARINGAN MAKHLUK HIDUP

Transpirasi juga merupakan proses penguapan, namun penguapan yang terjadi bukan pada air yang tertampung dalam badan air. Transpirasi adalah penguapan yang terjadi pada bagian tubuh makhluk hidup khususnya tumbuhan dan hewan dan prosesnya sama dengan tahap evaporasi. Molekul cair pada tubuh tumbuhan dan hewan akan berubah menjadi uap atau molekul gas.
Setelah molekul cair menguap, selanjutnya akan naik ke atas atau ke atmosfer sama seperti proses yang ada saat tahap evaporasi. Transpirasi khususnya terjadi pada jaringan yang ada di tumbuhan dan hewan, namun dari tahap ini air yang dihasilkan tidak banyak. Pada proses transpirasi, molekul cair yang menguap tak sebanyak saat proses evaporasi.

EVAPOTRANSPIRASI

Evotranspirasi adalah proses gabungan dari tahap evaporasi dan tahap transpirasi sehingga pada tahap ini air yang menguap banyak. Evotranspirasi ialah suatu tahap penguapan yang mana molekul cair yang menguap ialah seluruh air dan jaringan makhluk hidup. Tahap ini ialah tahap yang paling memengaruhi siklus hidrologi atau jumlah air yang terangkut.

SUBLIMASI

Selain ketiga proses yang telah dijelaskan di atas, ada pula proses penguapan yang lain yaitu sublimasi. Sublimasi memiliki makna yang sama ialah perubahan molekul cair menjadi molekul gas ke arah atas yaitu arah atmosfer. Namun, penguapan yang terjadi ialah perubahan es yang ada di kutub dan di gunung yang tidak melewati proses cair.
Hasil air yang terangkat pada saat tahap sublimasi memang tak sebanyak hasil dari tahap evaporasi dan yang lainnya. Namun, tahap sublimasi tetap berpengaruh terhadap berjalannya siklus hidrologi sehingga tak dapat dilewatkan atau bahkan dihilangkan. Hal yang membedakan tahap sublimasi dari tahap evaporasi, tahap ini memerlukan waktu yang lebih lama atau lambat.

KONDENSASI

Setelah melalui empat tahap di atas, selanjutnya yaitu tahap kondensasi yang mana air yang telah menguap berubah menjadi partikel es. Partikel es yang dihasilkan sangat kecil dan terjadi karena suhu dingin pada ketinggian yang ada di atmosfer bagian atas. Lalu partikel es tersebut akan berubah menjadi awan dan semakin banyak partikel es, awan semakin berwarna hitam.

ADVEKSI

Adveksi adalah tahap yang hanya berada di siklus hidrologi panjang atau dengan kata lain tidak terjadi di siklus hidrologi pendek. Pada tahap ini yang terjadi ialah perpindahan awan dari satu titik ke titik lainnya atau dikatakan awan di langit menyebar. Perpindahan awan ini terjadi karena adanya angin dan akan berpindah dari lautan ke daratan begitu pula sebaliknya.

PRESIPITASI

Proses yang ketujuh ialah presipitasi yaitu tahap mencairnya awan karena tidak mampu lagi menahan suhu yang semakin meningkat. Pada tahap inilah akan terjadi salah satu gejala alam yang dinamakan hujan dengan ciri jatuhnya butiran air ke permukaan bumi. Bila suhu yang ada di sekitar kurang dari 0 derajat celcius, kemungkinan akan terjadi hujan salju atau bahkan es.

RUN OFF

Tahap run off juga mempunyai nama lain limpasan yang mana pada tahap ini air hujan yang telah turun akan bergerak. Pergerakan yang terjadi yaitu dari permukaan yang lebih tinggi ke permukaan bumi yang lebih rendah melalui berbagai saluran. Saluran yag dimaksud sebagai contoh saluran got, sungai dan danau atau laut bahkan samudera.

INFILTRASI

Infiltrasi menjadi tahap terakhir dalam siklus hidrologi yang terjadi, tahap ini merupakan tahap dimana air hujan menjadi air tanah. Air hujan yang turun ke bumi tak seluruhnya akan mengalir seperti pada tahap limpasan, namun akan mengalir pula ke tanah. Merembesnya air hujan ke pori tanah inilah yang disebut dengan infiltrasi lalu seluruhnya akan kembali ke laut.
Secara umum hidrosfer terdapat beberapa lapisan yang diartikan sebagai lapisan air terhadap permukaan bumi :
Dari gambar di atas dapat di simpulkan bahwa perairan tersebut memiliki contoh adalah sebagai berikut :
  • Lautan : adalah salah satu unsur yang terbesar pada perairan di planet Bumi sebagai air asin pada lautan.
  • Air tawar : Air tawar jumlahnya jauh lebih sedikit daripada air asin karena memiliki tempat yang berbeda.
  • Air permukaan : Sumber air dari permukaan termasuk danau, sungai, dan aliran permukaan pada tanah.
  • Air tanah : Air tawar membentuk sebagian kecil air tawar yang ada di pada bumi.
  • Air gletser : Air yang meleleh dari gletser pada mermukaan bumi.
Demikianlah materi yang dapat kami sampai kan dalam artikel ini tentang penjelasan Hidrosfer Siklus. Semoga artikel ini bisa memberikan wawasan tantang ilmu Geografi serta menambah wawasan kita semua terutana untuk penulis sendiri. Trima Kasih

0 komentar:

Posting Komentar