Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Selasa, 11 September 2018

Pola Curah Hujan di Indonesia

Pola Curah Hujan di Indonesia


Indonesia memiliki dua musim yaitu penghujan dan kemarau. Akan tetapi sebaran curah hujan di setiap wilayah Indonesia sangat bervariasi, dikarenakan oleh berbagai faktor seperti letak geografi, topografi, dan lainnya. Oleh sebab itu, tidak ada batas yang jelas antara musim penghujan dan kemarau dikarenakan Indonesia ada di wikayah Daerah Konversi Antar Tropik.
kadangkala di bulan yang sama ketika kamu lihat berita di media cetak atau elektronik di Medan sedang di landa banjir tetapi di Palu sedang dilanda Kekeringan. kemungkinan yang lain akan beranggapan jika sudah masuk musim hujan maka semua daerah di Indonesia juga akan hujan. Berikut Pola Sebaran Curah Hujan di Indonesia.


Gambar : Pola Curah Hujan di Indonesia



Pola umum curah hujan di Kepulauan Indonesia dapat dikatakan sebagai berikut:
1. Pantai barat setiap pulau memperoleh jumlah hujan selalu lebih banyak dari pantai timur.
2. Pulau Jawa, Bali, NTB, dan NTT merupakan barisan pulau-pulau yang panjang dan berderet dari barat ke timur. Pulau-pulau ini hanya diselingi oleh selat-selat yang sempit, sehingga untuk kepulauan ini secara keseluruhan tampak seakan akan satu pulau, sehingga berlaku juga dalil, bahwa di sebelah timur curah hujan lebih kecil, kalau dibandingkan dengan sebelah barat. Sebelah barat dari jejeran pulau ini adalah pantai Barat Jawa Barat.
3. Selain bertambah jumlahnya dari timur ke barat, hujan juga bertambah jumlahnya dari dataran rendah ke pegunungan, dengan jumlah terbesar pada ketinggian 600 - 900 m.
4. Di daerah pedalaman semua pulau, musim hujan jatuh pada musim Pancaroba, demikian juga halnya di daerah-daerah rawa yang besar-besar.
5. Bulan maksimum hujan sesuai dengan letak D.K.A.T.
6. Saat mulai turunnya hujan juga bergeser dari Barat  ke Timur. Pantai Barat Pulau Sumatera sampai Bengkulu, mendapat hujan terbanyak bulan November. Lampung, Bangka, yang letaknya sedikit ke timur, pada bulan Desember. Sedangkan Jawa (utara), Bali, NTB, NTT pada bulan Januari- Februari, yang letaknya lebih ke timur lagi.
7. Sulawesi Selatan bagian timur, Sulawesi Tenggara, Maluku Tengah mempunyai musim hujan yang berbeda, yaitu Mei-Juni. Justru pada waktu bagian lain Kepulauan Indonesia ada pada musim kering. Batas wilayah hujan  Indonesia  Timur  kira-kira terdapat pada 120o bujur timur.
Curah hujan di Indonesia tergolong tinggi yaitu lebih dari 2000 mm/tahun. Akan tetapi, seperti telah disebutkan di muka bahwa antara tempat yang satu dengan tempat yang lain curah hujannya tidak sama. Daerah yang paling besar curah hujannya adalah daerah Baturaden di lereng Gunung Slamet, dengan curah hujan sekitar 7069 mm/tahun. Sedangkan kota Palu di Sulawesi Tengah, merupakan daerah paling kering, dengan curah hujan sekitar 547 mm/tahun.



Rata-rata curah hujan di Indonesia setiap tahunnnya tidak sama, ada yang curah hujannya tinggi sepanjang tahun, ada yang curah hujannya rendah sepanjang tahun. Terdapat 3 jenis pola hujan di Indonesia yaitu:



1. Pola Monsoon: memiliki perbedaan yang jelas antara musim hujan dan musim kemarau.

2. Pola Equatorial: memiliki 2 puncak musim hujan (bimodial) yang biasanya terjadi pada bulan Maret dan Oktober.

3. Pola Hujan Lokal: hanya memiliki satu puncak musim hujan (unimodial)



Jumat, 25 Mei 2018

Sistem Informasi Geografi

SIG (Sistem Informasi Geografi)
adalah sistem yang bertugas mengumpulkan, mengatur, mengelola, dan menyimpan data.

terdiri dari 3 subsistem, yaitu :
1. Input (masukan)
2. Proses (pengelola dan penyimpan data)

  • data keruangan
  • data deskriptif / atribut
3. Output (Sub Sistem Penyajian)

  • perangkat lunak 
  • perangkat keras
  • intelegensi maunusia 


Download RPP

Download RPP MaPel Geografi

RPP Kelas X Geografi Kurikulum 2013 Revisi
Geografi Kelas X 3.1 4.1  Pengetahuan Dasar Geogafi
Geografi Kelas X 3.2 4.2  Pengetahuan Dasar Pemetaan
Geografi Kelas X 3.3 4.3  Langkah - Langkah Penelitian Geografi
Geografi Kelas X 3.4 4.4  Bumi Sebagai Ruang Kehidupan
Geografi Kelas X 3.5 4.5  Dinamika Lithosfer dan Dampaknya Terhadap Kehidupan
Geografi Kelas X 3.6 4.6  Dinamika Atmosfer dan Dampaknya Terhadap Kehidupan
Geografi Kelas X 3.7 4.7  Dinamika Hidrosfer dan Dampaknya Terhadap Kehidupan


RPP Kelas XI Geografi Kurikulum 2013
Geografi Kelas XI 3.2 4.2  Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia
Geografi Kelas XI 3.2 4.2  Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia
Geografi Kelas XI 3.3 4.3  Pengelolaan Sumber Daya Alam Indonesia
Geografi Kelas XI 3.3 4.3  Pengelolaan Sumber Daya Alam Indonesia
Geografi Kelas XI 3.4 4.4  Ketahanan Pangan, Industri, dan Energi
Geografi Kelas XI 3.4 4.4  Ketahanan Pangan, Industri, dan Energi
Geografi Kelas XI 3.5 4.5  Dinamika Kependudukan di Indonesia

Kamis, 24 Mei 2018

SAGUSABLOG (Satu Guru Satu Blog) Ikatan Guru Indonesia

Satu Guru Satu Blog
workshop online SAGUSABLOG (Satu Guru Satu Blog) yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Indonesia cukup menarik perhatian para anggota IGI yang selama ini masih belum membuat blog guru/blog pendidikan.

Jumat, 11 Mei 2018

Sabtu, 05 Mei 2018

Metode Mengajar Efektif